|
Bantuan Internasional
Bantuan untuk Indonesia
Kami mempertahankan konsep persahabatan dan solidaritas yang diarahkan kepada saudara-saudara kami di Indonesia, yang sudah dimulai sejak masa Ottoman Sultan Selim II. Ini adalah Perintah Kesultanan dikirim ke Sultan Aceh oleh Usmaniyah Padishah Sultan Selim II 21 September 1567 Pada saat Sultan Aceh Alaeddin memberitahukan bahwa Portugis menyerang orang orang Muslim dan meminta bantuan kepada Sultan Usmaniyah, Dia memerintahkan 15 kapal perang dan dua barcha diperintahkan berlayar dari terusan Suez dengan jumlah tentera yang memadai dan peralatan perang ke Aceh, ditujukan kepada Kurdoglu Hizir sebagai komandan kapal pun komandan tentera; Dan setiap orang mematuhinya, orang tersebut melayani orang yang sesuai seperti Sultan Alaeddin, dan menghukum bawahannya yang tidak mematuhi perintahnya. Surat yang tertulis ditujukan ke Sultan Aceh
Saya memberitahukan ke Sultan Aceh bahwa; Surat yang telah kamu kirim melalui Wazir Huseyin diterima oleh Kewenangan Agung kami, tempat berlindungnya para Sultan. Dalam suratmu kamu mengindikasikan bahwa kamu berjuang melawan orang orang yang tidak beriman di area tersebut siang dan malam, kalian menjadi terperangkap karena diserang musuh musuh kamu semua, dan meminta peralatan serta sejumlah tentera yang hebat untuk menyerang kembali. Kamu telah mengindikasi bahwa ada dua puluh empat ribu pulau di area itu dan orang orang kafir merebut pulau pulau tersebut, dan orang orang Muslim serta Sultan Sultan mencari tempat perlindungan di negara kamu, dan kapal layar untuk naik haji dan berdagang dari empat diantara pulau pulau tersebut yang telah direbut dan dikuasai oleh orang orang kafir, dan hakim hakim dari Ceylon dan Calcutta dekat negara kamu yang selalu melawan kamu, dan kamu membuat sumpah setia kepada Kewenangan Agung kami melalui Perwakilan Lutfi, yang sebelumnya telah dikirim ke negara kamu, kalau armada Usmaniyah tiba, dengan seizin Allah, mengalahkan secara total musuh musuh kamu dan kembali mengambil pulau pulau tersebut. Juga, kamu telah meminta sejumlah meriam dan kapal, dan Sultan memerintah untuk diberikan ke Pemerintah Egypt dan Yemen dan hakim hakim Jeddah dan Aden untuk tidak memperlihatkan kesulitan kepada Perwakilan Aceh dalam perjalanan pulangnya setelah membeli kuda kuda, senjata dan tembaga, dan telah meminta arsitek untuk membangun istana dan kapal kapal perang. Pada saat surat anda dipersembahkan kepada Kewenangan kami, hanya yang sesuai dengan martabat Sultan untuk menerima permintaan permintaanmu. Lebih jauhnya, untuk melindungi orang orang muslim dan hukum hukum Islam adalah tugas tugas yang paling penting diantara kita. Oleh karena itu kerajaan memerintah untuk diberikan limabelas kapal dan dua kapal perang untuk berlayar dari pelabuhan Suez, dan pembuat meriam ulung dan tujuh ahli penembak dari Istanbul bersama sejumlah tentara Mesir yang hebat, dan sejumlah meriam, senapan dan peralatan perang lainnya yang diminta, dan kami menugaskan Kapten Kurdoglu Hizir yang dahulu bertugas di Alexandria sebagai komandan tentera. Pada saat komandan datang, dia berusaha keras untuk merebut benteng benteng dan juga berjuang melawan kafir untuk dikalahkan, jangan biarkan dia dan bawahannya tidak mematuhi kamu. Komandan memerintahkan untuk bertindak yang kamu anggap tepat. Seharusnya tentera tentera tidak menentang kamu, kamu bisa mendapatkan yang lebih baik dari mereka seperti yang disebutkan komandan di atas. Juga gaji tentera tentera dalam satu tahun telah dibayar. Apa yang harus kamu lakukan adalah sebagai berikut; Kamu harus melakukan yang terbaik bagi persoalan yang menyangkut urusan agama kita dan negara kita, dan mengambil benteng benteng kafir dan mencoba untuk menghapus tekanan tekanan terhadap orang orang Islam dan membersihkan area dari para kafir dengan bantuan Allah. Dengan cara ini, orang orang Muslim di area tersebut dapat hidup tenang dan senang selama kedaulatan kita. Tuhan berkeinginan kapan benteng benteng diambil kembali dan negara kamu aman, biarkan penembak penembak kembali. Biarkan kami tahu masalah masalah lainnya secara resmi melalui Mustafa Cavush. Kamu dapat bertindak searah dengan perintah pemberian saya setelah tentera Usmaniyah disana. Pada waktu menerima surat kamu, bapak saya Sultan Suleiman meninggal saat berada di perang Zigetvar. Pada saat beliau wafat setelah perebutan benteng benteng itu dan banyak tempat lainnya dengan bantuan Allah, saya mengabulkan untuk naik tahta. Tujuan saya juga adalah untuk meneruskan perjuangan melawan orang kafir. Sebab, situasi orang kafir di daerah kamu seperti yang kamu jelaskan di suratmu. Dalam semua kondisi, semua syarat persaudaraan dan kebijakan akan terpenuhi. Insya’Allah, tentera tentera kita akan selalu dikirim segera untuk menghapus kejahatan musuh musuh agama, yang merebut daerah daerah tersebut. Ini diharapkan kamu akan berkelanjutan mengirimkan informasi secara rinci mengenai daerah tersebut. Perwakilan yang telah kamu kirim sepatutnya melakukan tugas tugasnya, dan mengembalikan sesuai dengan permintaan kami. Sultan Selim II Han
Bantuan ke Kosovo
|

Yayasan kami mengadopsi secara prinsip untuk tidak hanya melaksanakan proyek-proyek seketika tetapi juga proyek-proyek permanen yang ditujukan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkannya, untuk menyalurkan bantuan yang terkumpul ke kawasan (wilayah) dan kepada rakyat yang sangat membutuhkannya. Didalam lingkup konsepsi ini, sebuah gedung dibangun yang akan dipergunakan sebagai pusat distribusi makanan di kota Bantul, Yogyakarta, Indonesia, yang merupakan kawasan paling parah kerusakannya akibat gempabumi, dan distribusi pangan dimulai. 







